4 Hal ini Jangan Kamu Lakukan Setelah Makan , Termasuk Merokok dan Makan Buah!

Baca Bahayanya Sebelum Nyesal Selamanya, Jangan Merokok Usai Makan
Ada banyak hal yang orang lain katakan kepada Anda apa yang harus Anda lakukan dan tidak boleh dilakukan setelah Anda makan.

Memang ada beberapa hal yang benar, tetapi ada juga yang salah.

Berikut adalah beberapa hal yang tidak boleh Anda lakukan setelah Anda makan banyak.

1. Jangan berenang setelah Anda makan banyak

Banyak orang berpikir dengan melakukan sedikit olahraga seperti berenang dapat menyingkirkan rasa kenyang yang Anda rasakan setelah makan.

Berenang dalam keadaan perut penuh justru akan membuat perut Anda kram dan hal ini dapat berakibat fatal jika Anda berenang dalam jarak jauh dan tidak dapat kembali ke tepi karena rasa kram yang Anda rasakan.

2. Jangan pergi tidur segera setelah makan


Banyak orang yang makan larut malam dan langsung pergi tidur setelahnya.

Hal ini juga bisa terjadi saat siang hari dimana banyak sekali godaan makanan.

Tetapi tidur setelah Anda kenyang makan akan membawa dua akibat buruk.

Makanan tidak dapat dicerna dengan baik dan bisa membuat Anda terbangun dengan sensasi terbakar di mulut dan tenggorokan.

Hal ini terjadi karena enzim pencernaan naik ke atas.

Tunggulah beberapa saat sebelum Anda tidur setelah makan.

3. Jangan makan buah setelah Anda makan


Makan buah adalah salah satu kebiasaan yang baik, tetapi tidak direkomendasikan memakan buah setelah makan.

Memakan buah sesaat setelah Anda makan akan membuat perut Anda kembung dan akan membuat buah tersebut tidak tercerna dengan baik.

Hal ini juga dapat menimbulkan masalah lambung.

4. Jangan merokok setelah Anda makan

Mungkin terasa sangat ideal untuk merokok setelah Anda makan.

Merokok tidak baik untuk kesehatan, tidak peduli kapan, terlebih jika Anda mengidap gastritis, kolitis dan irritable bowel syndrome.

Gastritis adalah peradangan pada dinding lambung. Dilihat dari waktu terjadinya, gastritis dibagi menjadi dua: gastritis akut atau muncul secara mendadak dan cepat reda serta gastritis kronis atau terjadi secara perlahan dan berlangsung lama.


Kolitis adalah penyakit berupa peradangan usus besar yang menyebabkan gejala nyeri, meradang, diare dan perdarahan anus. Usus besar meliputi area dari caecum (tempat menempel usus buntu/appendiks), kolon ascendant, kolon transversum, kolon descendent, sigmoid, rektum, dan anus.

Irritable bowel syndrome (IBS) adalah gangguan usus, yang menyebabkan perut sakit, kram atau kembung, dan diare atau sembelit. IBS merupakan masalah jangka panjang, namun ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi gejalanya.(pilihdokter.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.