Kaltim dan Banyuwangi Jadi Pusat Produksi Buah Naga

Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menjadi salah satu pusat produksi buah naga di Indonesia bersama Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

"Pusat buah naga di Indonesia yakni di Kaltim dan Banyuwangi, hanya bedanya produksi buah naga di Banyuwangi ketika musim hujan sedangkan di Kaltim berbuah sepanjang tahun," kata Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian Hasanuddin Ibrahim di Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kamis (4/12).

Persoalan distribusinya adalah ketika musim hujan, Banyuwangi panen buah, buah naga dari Kaltim terbengkalai jika memaksa masuk ke wilayah Jawa.

"Untuk mengatasi hal tersebut dilakukan pembukaan distribusi baru untuk ke wilayah Sumatera. Dengan strategi kalau musim kemarau didistribusikan buah naga ke Jawa," kata Hasanuddin.

Distribusi buah lokal dilakukan pada musim kemarau sebanyak-banyaknya ke Jawa termasuk buah naga adalah bagian dari strategi menekan masuknya buah impor.

Buah naga jenis super red untuk di wilayah Kaltim sangat mudah perluasannya dari sisi bibit. Sedangkan batang penyangganya menggunakan kayu ulin bekas tumbuhan lada, karena saat itu turun harganya maka petani berganti menanam buah naga.

"Selain itu, masyarakat harus mengubah image yang keliru, terkait buah impor, karena setiap hari kita bukan makan buah anggur atau apel, tapi kebanyakan adalah pisang, nenas, pepaya, melon dan buah naga," katanya.

Dengan mengonsumsi buah lokal tersebut terutama dari Kaltim dapat merajai buah lokal di Nusantara.

/LIS

Antara

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.