Jalan Poros Samarinda-Bontang Banjir dan Macet Total

Akibat hujan deras yang mengguyur Kota Samarinda dan sekitarnya sejak pagi hingga siang, Selasa (21/4/2015), membuat sejumlah ruas jalan terendam banjir selama 12 jam lebih. Akibatnya, arus lalu lintas di Jalan DI Panjaitan, Samarinda, Kalimantan Timur lumpuh.

Pantauan di lapangan, sejumlah kendaraan kesulitan melewati genangan air. Kemacetan panjang pun terjadi di jalan yang masuk dalam jalan poros Samarinda-Bontang tersebut.

Jalan itu juga merupakan jalur Trans Kalimantan yang menghubungkan Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Karena di beberapa ruas jalan, banjir mencapai satu meter, hanya kendaraan tertentu yang bisa lewat.

Banyak kendaraan terutama roda dua yang mengalami mogok sehingga memilih jalur alternatif. Dikatakan petugas penanggulangan bencana, Ahmadsyah, banjir di Jalan Trans Kalimantan itu menyebabkan kemacetan hingga lima kilometer. Bahkan dari arah Bontang, seluruh kendaraan roda empat padat merayap.

“Kalau untuk kemacetan saat ini yang dari Badak Samarinda sudah satu kilo lebih. Kalau dari Kota ke Kawasan Badak itu hanya sekitar hampir 200 meter. Kalau kemacetan cukup banyak, apalagi yang roda dua ini cukup banyak yang mogok di tengah jalan,” ujar Ahmadsyah.

Dijelaskan Ahmadsyah, kawasan tersebut memang merupakan langganan banjir yang kerap tenggelam usai hujan. Bahkan hujan gerimis pun mampu meninggalkan genangan hingga semata kaki. Jika banjir, pengguna jalan bisa menghabiskan waktu lebih dari dua jam baru bisa melintas.

Ali Khifdus, salah seorang pengguna jalan yang kebetulan melintas sudah terjebak selama dua jam di kawasan tersebut.

“Sudah dua jam saya terjebak di sini. Macet sama sekali enggak bisa lewat. Saya mau ke kota, tapi sepertinya susah,” ujarnya. ( kompas )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.