Warga Bontang Kurang Berminat Naik Angkot

Warga Bontang Kurang Berminat Naik Angkot - Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Bontang berencana membangun halte portable. Ini sebagai upaya untuk meningkatkan sarana penunjang agar pemakai jasa angkutan kota (Angkot) semakin meningkat.

"Tahun ini kita akan membangun halte portable guna mendukung sarana transportasi publik yang makin nyaman," ujar Kepala Dinas Perhubungan Darat Dishubkominfo, Achmad Suharto, Kamis (19/2).

Menurutnya, minat warga Bontang untuk memanfaatkan transportasi angkot di Bontang sangat minim. Selain faktor perekonomian masyarakat Bontang yang memang tergolong tinggi, minimnya jumlah halte juga diyakini jadi penyebab kurangnya minat warga menggunakan transportasi publik ini.

"Saat ini halte di Bontang memang masih sedikit. Dan supir angkot memang banyak yang mengeluh karena penumpang semakin sedikit," katanya.

Pembangunan halte portable ini, lanjut Suharto, disebabkan minimnya lahan untuk membangun halte permanen. Lahan di pinggir jalan mayoritas milik warga. Sehingga, Pemkot kesulitan membangun halte permanen.

"Kalau halte permanen yang akan kita bangun, tentu akan lebih tinggi tingkat kesukarannya, seperti penentuan lokasi, serta lebih banyak proses yang akan dilalui seperti ukuran jalan, tata letak dan lainnya. Sehingga untuk pembangunan akan memakan waktu, ini juga tidak efektif, sehingga kita pilih halte portable saja," urainya.

Kendati demikian, Suharto belum menyebut berapa halte portable yang akan dibangun tahun ini. Di sisi lain, dia juga mengungkapkan saat ini halte di Kota Taman tak jarang 'dikuasai' oleh PKL. Itu sebabnya, juga perlu pembenahan terkait permasalahan itu. "Mudah-mudahan dengan adanya halte portable nanti penumpang angkot bisa lebih meningkat," tandasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.