Video Pembunuhan Gadis Di Terminal Cafe - Youtube



Satu rekaman video berdurasi kurang lebih dua menit yang berasal dari rekaman CCTV, diputar di persidangan kasus pembunuhan dengan terdakwa Evan Rusmana (30), di Pengadilan Negeri (PN) Medan, kemarin.

Dalam video ini, terekam dengan jelas bagaimana Evan Rusmana membunuh Marliza alias Liza (21), pramusaji Cafe & Resto Terminal di Jl Krakatau, Kecamatan Medan Timur, Medan, Sumut. Keduanya merupakan mantan pasangan kekasih. Seperti halnya Liza, Evan juga bekerja di kafe yang sama. Ia bertugas di dapur..

Kejadian pembunuhan ini bermula saat Evan tengah duduk di dapur ldidatangi korban dan keduanya kemudian terlibat adu mulut. Evan lalu membawa korban ke dekat kamar mandi. Ditengarai terlalu emosi, Evan memukul korban dengan botol minuman.

Adik korban, Azmi (19), yang melihat kejadian itu mencoba melerai, namun ia pun dipukul Evan dengan botol yang sama. Evan yang dalam persidangan mengaku hilang kendali, lantas menyerang korban dan adiknya dengan menggunakan pisau dapur.

Evan mengejar keduanya. Liza menjadi sasaran amuknya. Dengan membabi buta ia menusukkan pisau ke tubuh perempuan itu. Melihat korban terkapar, ia menyerang Azmi pula. Tapi Azmi berhasil meloloskan diri.

Keributan ini membuat panik pengunjung kafe. Sebagian kemudian berlari keluar. Evan belum selesai dengan amuknya. Liza yang sudah terkapar tak berdaya, masih tega ditebasnya dengan menggunakan parang. Luka parah di bagian leher membuat Liza tewas di lokasi kejadian.

Pengunjung, karyawan, dan satpam kafe yang hendak mengamankan Evan, mundur teratur setelah diancam dengan parang. Pelaku meninggalkan kafe dengan sepeda motor. Ia sempat buron beberapa hari sebelum akhirnya ditangkap polisi di rumah seorang rekannya, masih di Kota Medan juga.

Evan Rusmana (30) warga Jl Gaharu, Gang Sidomulyo, Kecamatan Medan Timur, Sumut, dijerat pasal 338 jo 351 ayat 2 KUHPidana tentang pembunuhan dan penganiayaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.