Penyesalan Sang Ibu, Larang Anaknya Pacaran Hingga jadi Gila

PANGKALPINANG - Warga Kelurahan Kacang Pedang Kecamatan Gerunggang mendadak heboh, Jumat (13/2) kemarin. Pasalnya, seorang pemuda lajang warga sekitar sempat mengamuk di kediamannya. Diduga pria yang diketahui bernama Rizal Primayandi (22) alias Ijal itu sedang mengalami gangguan jiwa.

Lantaran rumahnya masih berdekatan dengan Kantor Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Pangkalpinang, oleh sang ibu, Farida (55) dan warga sekitar, Ijal itu langsung dibawa ke Dinsosnaker. Kedatangan iIjal langsung diterima Kepala Dinsosnaker Pangkalpinang, Mikron Antariksa.

Kepada Babel Pos (Grup JPNN.com), Farida menceritakan, anaknya tersebut sudah mengalami gangguan jiwa sejak dua tahun lalu. Penyebabnya, kata Farida, gara-gara diputusin oleh sang pacar.

"Dia (Ijal) stres gara-gara putus dengan pacarnya. Mungkin dia mengalami tekanan batin hingga sekarang," ujar Farida.

Sejak itu, dikatakan Farida, Ijal yang diketahui lulusan SMKN 2 Pangkalpinang ini menjadi pendiam dan selalu termenung. Bahkan tak jarang mengamuk di dalam dan di luar rumah.

"Bahkan hari ini (kemarin), dia mengamuk dengan menyiramkan rumah dengan air, embernya dipecah dan kepalanya pun dibentur-bentur ke dinding. Makanya langsung kita bawa ke Dinsosnaker ini," ungkap Farida.

Farida mengakui, sebelumnya sang anak sudah pernah dibawa ke pengobatan alternatif, namun usaha tersebut belum membuat Ijal sembuh. Melihat kondisi itu, lanjut Farida, keluarga terpaksa membawanya ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sungailiat Kabupaten Bangka.

"Jadi anak saya ini sudah dua kali masuk RSJ. Cuma sempat pernah sembuh dan dia minta dijemput untuk pulang. Makanya kita jemput. Nah setelah itu, dia pun sudah sempat bekerja, tapi enggak lama kemudian dia kambuh stres lagi," akunya.

Kini Farida mengaku prihatin terhadap masa depan anaknya. Sebab anaknya menjadi stres dikarenakan dirinya melarang anaknya pacaran.

"Dulu pacarnya bukan Islam, karena tak seagama, kita larang. Nah dia pun langsung diputusin pacarnya, sehingga menjadi seperti sekarang ini," tukasnya.

Sementara itu, Kepala Dinsosnaker Kota Pangkalpinang, Mikron Antariksa menambahkan, dalam hal ini pihaknya tidak bisa berbuat banyak. Namun untuk penanganan lebih lanjut, katanya, Ijal terpaksa dibawa kembali ke RSJ Sungailiat.

"Daripada nantinya mengganggu, mendingan kita bawa ke RSJ Sungailiat, karena pemuda ini sudah tergolong agak parah gangguan jiwanya. Makanya, harus mendapatkan penanganan secara intensif dan berkala," tandas Mikron sembari langsung membawa Ijal ke RSJ Sungailiat yang didampingi anggota Sakti Peksos.(pas/jpnn)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.