BTN PKT dan Kompleks Pupuk Kaltim Mulai Gak Aman

BTN PKT dan Kompleks Pupuk Kaltim Mulai Gak Aman - Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) mendapat perhatian dari Polres Bontang. Selama Januari saja, Korps Bhayangkara itu menerima 12 laporan curanmor. Dalam dua hari ini, Rabu (18/2/2015) dan Kamis (19/2/2015) kemarin, sudah ada dua motor hilang. Jadi, Anda harus Waspada, Curanmor Marak Lagi di Kota Bontang.

Kamis sekira pukul 13.15 WITA kemarin, motor Yamaha Mio KT 3684 DO dilaporkan hilang di sekitar pasar Citra Mas Lhoktuan. Motor milik Hasanuddin (31) itu diketahui hilang saat hendak dipakai keluarganya. Akibat kasus curanmor itu, korban mengalami kerugian Rp 5 juta dan melapor ke kantor polisi.

Sehari sebelumnya, Rabu sekira 17.00 Wita, Fajar (53) warga perumahan BTN PKT juga melaporkan dugaan curanmor. Motor Honda Supra X 125 KT 3604 DY miliknya dilaporkan hilang. Saat itu, motor tersebut di parkir di kendaraan Pupuk Kaltim. Saat kejadian, kunci motor masih tergantung di motor.

Kapolres AKBP Heri Sasangka, melalui Kasubag Humas Iptu Kalvin mengatakan, kasus curanmor memang menjadi atensi pimpinan. Tercatat, sejak 2010 hingga akhir Januari 2015, polisi sudah menerima 257 laporan curanmor. Di mana, 98 di antaranya berhasil diungkap.

“Kasus curanmor yang terjadi, umumnya karena kelalaian korbannya. Biasanya, korban memarkir motor sembarangan, kondisi kontak kurang laik, sampai lupa mengambil kunci motor dari kendaraan. Kami imbau kepada masyarakat, khususnya pemilik kendaraan untuk lebih berhati-hati,” katanya.

Terkait kasus curanmor tersebut, polisi terus berupaya melakukan pengejaran terhadap para pelakunya. “Selain itu, upaya pencegahan juga terus dilakukan dengan cara menyampaikan imbauan kepada masyarakat hingga patroli rutin di wilayah hukum Polres Bontang,” pungkasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.