Pulau Labengki : Konservasi Taman Laut Kima Tolitoli Yang Menawan

LAUT begitu damai di siang saat perahu kami menyusuri pesisir timur daratan Sulawesi Tenggara. Semilir angin sedikit menghalau terik mentari yang makin meninggi. Dari kejauhan, sebuah pulau besar menyembul di atas samudra. Makin mendekat, pulau bernama Labengki di Kabupaten Konawe Utara itu pun memamerkan keelokannya.
Wisatawan snorkeling di salah satu wilayah terumbu karang di Pulau Labengki, Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, Sabtu (4/5/2013). Pulau Labengki menyuguhkan keindahan panorama alam bawah laut yang masih terjaga keasriannya. | KOMPAS/MOHAMAD FINAL DAENG

Jenggala lebat nan hijau menyelimuti seluruh tubuh pulau yang berbentuk bak gunung kecil tersebut. Di sekelilingnya, pulau-pulau karang mungil berserakan. Pemandangan lebih memukau lagi tersaji di bawah laut.

Ombak yang bergulung pelan mengantar perahu ke salah satu pulau karang seluas sekitar 2 hektar, yang berdekatan dengan pulau utama. Dari permukaan airnya yang jernih, hamparan luas terumbu karang dengan jelas bisa terlihat.

”Byuuur!” Satu per satu anggota rombongan berjumlah 14 orang dari Konservasi Taman Laut Kima Tolitoli, Sulawesi Tenggara, dan wisatawan pun melompat dari atas perahu. Lelah dan suntuk selama 3,5 jam menempuh perjalanan dengan perahu motor dari Tolitoli di Kabupaten Konawe luruh tersapu segarnya air.

Sebagian anggota rombongan dengan peralatan menyelam langsung menghilang di kedalaman biru. Sebagian lain yang berbekal snorkel menyisiri bagian terumbu karang yang dangkal.

Kecantikan karang dan beraneka ragam biota laut bisa dinikmati di kedalaman berkisar dua meter. Karang berbentuk meja bundar, ranting pohon, cerobong, hingga cangkang kura-kura bertebaran di lantai laut. Ikan kecil beraneka warna dan bentuk sibuk berlalu-lalang di sekitarnya.

Kima

Habitat kima Labengki juga menyimpan kekayaan bawah laut yang unik. Di perairan sekitar pulau bisa ditemui berbagai spesies kima atau kerang raksasa (Tridacna). Hewan langka dan dilindungi itu hidup di sela-sela karang hingga kedalaman 20 meter.

Beberapa spesies kima yang hidup di sekitar perairan Labengki adalah T maxima, T derasa, T squamosa, T crocea, T kimaboe, Hippopus-hippopus, dan Hippopus porcellanus. ”Perairan Labengki menjadi habitat ideal bagi kima karena banyak terdapat karang di lembah-lembah dasar laut,” kata Ketua Konservasi Taman Laut Kima Tolitoli Habib Nadjar Buduha.

Aktivitas lain yang bisa dilakukan di Labengki adalah memancing. Jenis ikan yang bisa ditangkap sangat variatif, di antaranya kerapu, barakuda, ikan layar, tuna sirip kuning, dan kakap merah.

Jika telah lelah menyelam, snorkeling, atau memancing, merapatlah ke salah satu penggal pantai berpasir yang banyak terdapat di pulau-pulau karang di sekitar Labengki.

Dipayungi rindangnya pohon kelapa, pantai-pantai itu cocok untuk sekadar bersantai menikmati pemandangan atau piknik makan siang sambil membakar ikan hasil tangkapan.

Akses

Labengki secara administratif merupakan sebuah desa yang masuk dalam wilayah Kecamatan Lasolo, Kabupaten Konawe Utara. Mayoritas penduduknya adalah warga Suku Bajo yang tinggal di salah satu pulau kecil dengan jumlah sekitar 100 keluarga.


KOMPAS/MOHAMAD FINAL DAENG Seorang pengunjung menikmati keindahan alam bawah laut Pulau Labengki, Sabtu (4/5/2013). Aneka ragam terumbu karang menjadi salah satu keistimewaan pariwisata di Pulau Labengki, Konawe Utara, Sulawesi Tenggara.
Labengki bisa dicapai dari sejumlah titik di Kota Kendari, Kabupaten Konawe, atau Kabupaten Konawe Utara, dengan menyewa perahu motor.

Perjalanan biasanya ditemani kawanan lumba-lumba dan ikan terbang yang berlompatan di sekitar perahu. Sayang, belum ada akomodasi wisata, seperti hotel atau penginapan, di pulau tersebut.

Namun, Konservasi Taman Laut Kima Tolitoli tengah merintis Labengki sebagai destinasi petualangan bawah laut. Mereka menyediakan paket wisata yang mencakup transportasi dari Tolitoli menuju Labengki, peralatan selam dan snorkeling, jasa pemandu, makan dan minum, serta penginapan di pondok sederhana.

Dengan segala pesona di darat dan di bawah lautnya, Labengki adalah destinasi yang menawan hati. (MOHAMAD FINAL DAENG)
Sumber : KOMPAS CETAK

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.